Sudah Tahukah Kamu? Ini Nomor WhatsApp Resmi dari Tim Lapor Pak Menkeu
| Source: Suaradotcom |
Beberapa hari ini, ramai banget soal nomor WhatsApp baru yang katanya dari tim Lapor Pak Menkeu. Ada yang langsung percaya, ada juga yang was-was takut penipuan. Nah, biar nggak salah paham, aku bantu jelasin yaa.
Sebelum itu, siapa sih Pak Menkeu yang lagi banyak dibicarakan? Oke, Pak Purbaya Yudhi Sadewa adalah Menteri Keuangan RI yang dilantik sejak 8 September 2025 menggantikan Ibu Sri Mulyani Indrawati. Nama beliau “nge-hits” karena perubahan besar di kabinet, publik jadi penasaran soal kebijakan pajak dan keuangan ke depan. Selain itu, beliau dikenal tegas dalam pemberantasan korupsi, terutama di sektor pajak dan keuangan negara, dan beberapa kasus penyalahgunaan anggaran yang sudah berhasil ditindaklanjuti. Jadi wajar saja kalau kanal pengaduan seperti Lapor Pak Menkeu ikut ramai dibahas.
Kembali ke topik, buat kamu yang pernah kirim aduan lewat Lapor Pak Menkeu, pasti sudah tahu kalau Kemenkeu punya kanal khusus untuk masyarakat menyampaikan keluhan seputar pelayanan, pajak, atau bea cukai. Nomor resmi buat aduan adalah +62 822-4040-6600.
Sekarang, tim Lapor Pak Menkeu juga punya nomor tambahan: +62 815-9966-662. Tapi jangan salah, nomor ini bukan untuk menerima aduan baru, ya. Nomor ini khusus dipakai Tim Tindak Lanjut untuk follow-up atau konfirmasi ke pelapor yang sudah mengirim aduan sebelumnya.
Kemenkeu menegaskan, selain dua nomor itu, nomor lain bukan tim resmi. Jadi kalau ada yang menghubungi dan minta data pribadi atau uang, langsung abaikan!
Layanan WhatsApp resmi ini dibuat supaya masyarakat lebih mudah melapor, misalnya dugaan pungli, pelanggaran etik, pelayanan yang tidak sesuai prosedur, atau kendala administratif di lingkungan Kemenkeu. Intinya, biar suara kamu terdengar oleh pihak berwenang.
Jadi, jangan ragu pakai kanal resmi kalau ada hal penting yang mau dilaporkan. Pastikan cuma interaksi lewat:
📍 +62 822-4040-6600 → untuk aduan baru
📍 +62 815-9966-662 → untuk tindak lanjut/konfirmasi
Yuk, sebarkan info ini ke teman atau rekan kerja kamu, supaya makin banyak yang tahu dan nggak ada yang tertipu nomor palsu yang mengatasnamakan Kemenkeu.
Source: LinkedIn Kemekeu RI
Komentar
Posting Komentar